Keamanan pangan asal hewan tidak bisa dilepaskan dari proses produksi yang terkontrol. Sertifikasi NKV menjadi penanda penting bahwa produk diproses sesuai standar higiene dan sanitasi. Olagud hadir sebagai produk ayam bersertifikasi NKV yang mengutamakan keamanan pangan dan kepercayaan konsumen.
Banyak dari kita membeli ayam atau produk hewani lain dengan satu asumsi sederhana: selama terlihat segar dan dimasak dengan benar, maka aman untuk dikonsumsi. Padahal, keamanan pangan tidak sesederhana itu. Ada proses panjang sebelum bahan makanan sampai ke dapur, dan tidak semua proses tersebut terlihat oleh konsumen.
Justru di bagian yang tidak terlihat itulah risiko paling sering muncul.
Produk pangan dari hewan memiliki karakteristik khusus, seperti mudah terkontaminasi, sensitif terhadap kebersihan lingkungan, dan sangat bergantung pada cara pemeliharaan serta pengolahan. Karena itu, lahirlah mekanisme pengawasan yang disebut Nomor Kontrol Veteriner (NKV).
Apa itu NKV?
Sertifikasi NKV sering dianggap sekadar label tambahan. Padahal, bagi pelaku usaha yang benar-benar menjalaninya, NKV adalah proses yang panjang dan disiplin. Sertifikat ini diberikan hanya kepada unit usaha yang dinilai mampu menjaga standar higiene dan sanitasi secara konsisten.
Artinya, yang dinilai bukan hanya hasil akhir produknya, tetapi bagaimana produk itu dihasilkan setiap hari. Dari kebersihan fasilitas, cara penanganan hewan, hingga alur distribusi yang meminimalkan risiko kontaminasi.
Bagi konsumen, NKV seharusnya dibaca sebagai penanda kepercayaan. Hal ini memberi jawaban atas pertanyaan yang jarang kita ajukan saat berbelanja: apakah produk ini diproses dengan cara yang benar?
Mengapa NKV Penting?
Kesadaran masyarakat terhadap makanan sehat meningkat pesat. Kita berbicara tentang protein, lemak, dan gizi seimbang. Namun sering kali, pembicaraan berhenti di kandungan nutrisi, bukan pada keamanan proses.
Padahal, makanan bergizi pun bisa menjadi masalah jika diproduksi tanpa standar yang memadai. Di sinilah sertifikasi NKV menjadi relevan bagi masyarakat, sebagai bentuk perlindungan konsumen.
Indonesia sendiri telah mengatur kewajiban ini melalui berbagai regulasi di bidang peternakan dan kesehatan masyarakat veteriner. Tujuannya jelas: memastikan pangan asal hewan yang beredar aman dikonsumsi oleh masyarakat luas.
Tidak Semua Produk Diproduksi dengan Standar yang Sama
Fakta di lapangan menunjukkan bahwa tidak semua produk hewani di pasaran melalui pengawasan yang setara. Ada pelaku usaha yang menjadikan standar sebagai fondasi, ada pula yang sekadar mengejar distribusi cepat.
Sebagai konsumen, kita memang tidak selalu bisa melihat proses di balik kemasan. Namun kita bisa memilih produk yang sejak awal bersedia diawasi dan dinilai oleh otoritas yang berwenang. Sertifikasi NKV adalah salah satu cara untuk membedakan komitmen tersebut.
Olagud dan Pilihan untuk Tidak Berkompromi
Dalam praktiknya, memenuhi standar NKV bukan pilihan yang mudah. Hal ini menuntut konsistensi, investasi, dan pengawasan berkelanjutan. Namun justru di titik ini nilai sebuah produk diuji.
Olagud mengambil keputusan untuk berjalan di jalur tersebut. Produk Olagud telah bersertifikasi NKV, yang berarti seluruh prosesnya (dari hulu hingga hilir) berada dalam pengawasan dan memenuhi standar keamanan pangan yang ditetapkan pemerintah.
Hal ini bukan soal klaim “lebih baik”, melainkan soal kesediaan untuk diaudit, diperiksa, dan bertanggung jawab atas produk yang dikonsumsi masyarakat.
Keamanan Pangan adalah Kepercayaan
Pada akhirnya, makanan bukan hanya tentang rasa atau harga, melainkan tentang kepercayaan. Tentang apa yang kita berikan kepada keluarga, anak, dan orang-orang terdekat.
Dengan memilih produk yang telah memenuhi standar seperti NKV, konsumen sebenarnya sedang mengambil peran aktif dalam menjaga kualitas ekosistem pangan. Olagud, melalui komitmennya terhadap sertifikasi NKV, menempatkan dirinya bukan hanya sebagai penyedia produk ayam, tetapi sebagai bagian dari rantai tanggung jawab tersebut.
Karena dalam urusan pangan, yang paling penting seringkali bukan apa yang terlihat, melainkan apa yang dilakukan dengan benar, bahkan saat tidak ada yang melihat.

